ANALISIS TINGKAT KEPATUHAN PEMAKAIAN ALAT PELINDUNG DIRI MAHASISWA PROFESI DOKTER GIGI DI RUMAH SAKIT GIGI DAN MULUT UNSOED

Ina Permata Dewi, Wiwiek R Adawiyah, Lantip Rujito

Abstract


Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan tingkat kepatuhan penggunaan alat pelindung diri untuk mahasiswa kedokteran gigi di Rumah Sakit Gigi Universitas Jenderal Soedirman pada tahun 2019. Metode penelitian ini adalah kuantitatif dan pendekatannya adalah cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor terkait kepatuhan penggunaan perlindungan pribadi peralatan untuk mahasiswa kedokteran gigi di Rumah Sakit Gigi Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto (RSGM Unsoed). Populasi penelitian adalah siswa gigi di RSGM Unsoed tahun IX-XIII dengan sampel 111 siswa menggunakan simple random sampling. Pengambilan data penelitian menggunakan kuesioner dan lembar observasi sebagai ukuran penelitian. Analisis data penelitian yang digunakan adalah analisis Somers'd. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada hubungan antara usia dan kepatuhan penggunaan APD dengan nilai p = 0,001. Tidak ada korelasi antara masa kerja dan kepatuhan penggunaan APD dengan nilai p = 0,74. Ada hubungan pengetahuan kepatuhan penggunaan APD dengan nilai p = 0,008. Ada hubungan sikap terhadap kepatuhan penggunaan APD dengan nilai p = 0,001. Ada hubungan ketersediaan fasilitas dengan kepatuhan penggunaan APD dengan nilai p = 0,000. Ada hubungan pelatihan kepatuhan penggunaan APD dengan nilai p = 0,003. Ada hubungan pengendalian terhadap kepatuhan penggunaan APD dengan nilai p = 0,001. Kepatuhan mahasiswa kedokteran gigi RSGM Unsoed dalam penggunaan alat pelindung diri (APD) masih harus ditingkatkan dengan sosialisasi dan pengawasan berkala oleh RSGM Unsoed untuk melindungi siswa profesional dari risiko penularan infeksi di rumah sakit.

Kata kunci: Kepatuhan, Masa Kerja, Alat Pelindung Diri


Keywords


Kepatuhan, Masa Kerja, Alat Pelindung Diri

References


Alharbi, G. Shono, N. Alballa, L. Alpuf, A. (2019). Knowledge, attitude and compliance of infection control guidelines among dental faculty members and students in KSU. BMC Oral Health Journal: Vol 19: 7.

Arlina, D., Ellafrina, O. (2015). Evaluasi Penggunaan Alat Pelindung Diri Pada Petugas Igd (Studi Kasus Di Rsm Ahmad Dahlan Kediri). Naskah Publikasi. Yogyakarta: Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.

Atmoko, T. (2012). Standar Operasional Prosedur (SOP) dan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Skripsi. Bandung: Universitas Padjajaran.

Azwar, A. (1983). Pengantar Ilmu Kesehatan Lingkungan, Jakarta: Penerbit Mutiara.

Balbeid, M. Rachmi, A. T. Alamsyah, A. (2018). Pengaruh pengetahuan dan sikap dokter dan perawat terhadap kesiapan berubah dalam menerapkan clinical pathway. Prodenta Journal of Dentistry: 2 (1): 98-107.

Baseer, M. A. Ansari, S. H. Alshamrani, S. Alakras, A. R. Mahrous, R. Alenazi, A.M. (2016). Awareness of droplet and airborne isolation precautions among dental health professionals during the outbreak of corona virusinfection in Riyadh city Saudi Arabia. J Clin Exp Dent: 8(4):e379-87.

Dayakisni. Hudaniah. (2003). Psikologi sosial. Malang: UMM Press.

Depkes RI. (2009). Profil Kesehatan Indonesia. Jakarta: Departemen Republik Indonesia.

Depkes RI. (2008). Pedoman Manajerial Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Rumah Sakit dan Fasilitas Kesehatan Lainnya. Jakarta.

Ferdinand, A. (2011). Metode Penelitian Manajemen Pedoman Penelitian untuk Penulisan Skripsi, Tesis, dan Disertasi Ilmu Manajemen, Edisi 3, AGF Books, Semarang: Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Diponegoro.

Firmansyah, T.A. (2007). Pemeriksaan Bakteri Total Udara dan Kuman Staphylococcus aureus dalam Ruang Operasi di Rumah Sakit Umum Daerah Kota Semarang. Karya Tulis Ilmiah. Semarang: Universitas Diponogoro.

Gibson, J. L.. (1997). Organisasi dan Manajemen, Jakarta: Penerbit Erlangga.

Goje, M. Balami, A. D. Jarma, M. Dauda, S. (2018). Knowledge, Attitude, Self Efficacy and Practice of Standard Precaution Measures by Nursing and Midwifery Students in Damaturu, North-Eastern Nigeria. International Journal of Advanced Community Medicine: 1(2): 41-46.

Haridi, K. H. Al-Ammar, A. S. Al-Mansour, M. I. (2016). Compliance withinfection control standard precautions guidelines: a survey among dental healthcare workers in Hail Region Saudi Arabia. J Infect Prev: Nov 2016; 17(6): 268–276.

Ibrahim, B.. (2009). Tingkat Kepatuhan Penggunaan Sarung Tangan Dalam Kaitan Standar Kewaspadaan Umum Bagi Petugas Laboratorium Klinik Kota Cilegon Tahun 2009. Skripsi. Jakarta: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia.

Kartika, D. S., Yustinus, D. A. W. (2014). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Menggunakan Alat Pelindung Diri. Naskah Publikasi. Surabaya: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga.

Katherine, M., Patricia, A,. (2004), Psychiatric mental Health Nursing, St. Louis.

Labrague, L. J. Rosales, R. A. Tizon, M. M. (2012). Knowledge of and Compliance with Standard Precautions among Student Nurses. International Journal of Advanced Nursing Studies.

Laksmi, F. Budiantoro. (2008). Manajemen Perkantoran Modern. Jakarta: Penerbit Pemaka.

Masloman, A.P. Kandou, G.D. Tilaar, Ch. R. (2015). Analisis Pelaksanaan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi di Kamar Operasi RSUD Dr. Sam Ratulangi Tondano. Jikmu 5(2) : 238-249.

Masyhuri, M. Z. (2008). Metodologi penelitian pendekatan praktis dan aplikatif. Bandung: PT Refika Aditama.

Moekijat. (2008). Manajemen Personalia dan Sumberdaya Manusia. Yogyakarta: BFFE.

Mubarak, dkk. (2007). Promosi Kesehatan. Yogyakarta: Graha.

Mulyaningsih, Adhytyo. (2013). Reliabilitas Mempengaruhi Kepuasan Pasien Terhadap Pelayanan Kesehatan di salah satu Puskesmas Kabupaten Ngawi. Jurnal Kesehatan. 10 (2), 22-32. Surakarta : STIKES Aisyiyah.

Mulyanti. (2008). Faktor presdiposing, Enabling dan Reinforching terhadap Penggunaan Alat Pelindung Diri dalam Asuhan Persalinan Normal di Rumah Sakit Meuraxa Banda Aceh Medan. Tesis. Universitas Sumatra Utara.

Notoadmodjo, S. (2007). Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2014). Kesehatan Masyarakat : Ilmu dan Seni. Jakarta : Rineka Cipta.

Potter, Perry. (2010). Fundamental Of Nursing: Consep, Proses and Practice. Edisi I Vol. 3.

Putra, Mochamad. (2012). Hubungan Tingkat Pengetahuan dan Sikap dengan Perilaku Penggunaan Alat Pelindung Diri pada Mahasiswa Profesi Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia, Skripsi, Jakarta: Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia.

Putri, K. D. S. Denny, Y. (2014). Analisis Faktor Yang Berhubungan Dengan Kepatuhan Menggunakan Alat Pelindung Diri. Artikel Penelitian. Departemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Airlangga.

Riyanto. D. A. (2014). Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Kepatuhan Perawat Dalam Penggunaan Alat Pelindung Diri Di Rumah Sakit Sari Asih Serang Provinsi Banten. Jurnal. STIKES Santo Boromeus.

RSGM Unsoed. (2018). Laporan Indikator Mutu RSGM Unsoed. Purwokerto: RSGM Unsoed. Sailendra, Annie. 2015. Langkah-Langkah Praktis Membuat SOP, Cetakan Pertama, Trans Idea Publishing, Yogyakarta

Saputro, V. A. 2015. Hubungan Antara Pengetahuan Dan Sikap Dengan Penggunaan Alat Pelindung Diri (Apd) Pada Pekerja Di Unit Kerja Produksi Pengecoran Logam. Naskah Publikasi. Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Sihombing, F.D. (2014). Faktor – faktor yang mempengaruhi pemakaian alat pelindung diri (APD) pada pekerja “stimulasi” di unit penderesan PT Socfin Indonesia Tanah Besih Tahun 2014. Artikel penelitian. Medan: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.

Souza, R.A, Namen, F.M, Galan, J, Vieira, C, Sedano, H. (2006). Infection control measures among senior dental students in Rio de Janeiro State, Brazil: J Public Health Dent 66(4):282-4.

Sugiyono. (2012). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan RND, Bandung: Alfabeta.

Supiana, N. (2013). Hubungan faktor predisposing, enabling, dan reinforcing dengan penggunaan APD pada bidang dalam pelayanan kebidanan di RSKIA Sadewa Yogyakarta tahun 2013. Artikel penelitian. Yogyakarta: Stikes ‘Aisyiyah.

Wibowo, A.S. Suryani, M. Sayono. (2013). Hubungan karakteristik perawat dengan penggunaan sarung tangan pada tindakan invasif di ruang rawat inap RSUD Dr. H. Soewondo Kendal. Jurnal. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan 2013: 1(4): 1-9.

World Health Organization (WHO). (2009). WHO Guideline on Hand Hygiene in Health Care. Di akses dari :http://whqlibdoc.who.int.

Wuisan, C. Rampengan, S. H. Korompis, M. (2017). Factors related to the implementation of universal precautions by nurses in the inpatient unit (IRINA F) Prof. Dr. R. D. Kandou Central General Hospital Manado. Bali Medical Journal (Bali Med J): Volume 6: 68-72.

Zaenab, S.N, Zulhadi, Trisnantoro, L. (2013). Problem dan Tantangan Puskesmas dan Rumah Sakit Umum Daerah dalam Mendukung Sistem Rujukan Maternal di Kabupaten Karimun Provinsi Kepri Tahun 2012. Jurnal Kebijakan Kesehatan Indonesia: 2(4):189-201.




DOI: https://doi.org/10.32424/jeba.v21i4.1541

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats

Indexed by :

Partnership with Professional Association :